📝 *BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR* 📝
(Learning How to Learn)
Setelah malam ini kita mempelajari tentang “Learning How to Learn” maka kali ini kita akan praktek membuat *Design Pembelajaran* ala kita.
Kami tidak akan memandu banyak, mulailah mempraktekkan "learning how to learn" dalam membuat NHW #5.
Munculkan rasa ingin tahu bunda semua tentang apa itu design pembelajaran.
Bukan hasil sempurna yg kami harapkan, melainkan "proses" anda dalam mengerjakan NHW #5 ini yg perlu anda share kan ke teman-teman yg lain.
Selamat Berpikir, dan selamat menemukan hal baru dari proses belajar anda di NHW #5 ini.
Salam Ibu Profesional,
/Tim Matrikulasi IIP/
__________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Bismillahirrahmanirrahiim
Yup, itulah isi tugas NHW 5. Singkat, padat dan jelas.
Kali ini tanpa panduan apapun, karena Tim Matrikulasi ingin melihat sejauh mana kami para peserta bisa menerapkan ilmu yang didapatkan dari materi Learning How to Learn.
Jujur NHW kali ini agak susah susah gampang. Susahnya karena saat materi diberikan, saya tidak terlalu fokus untuk menyerap materi karena justru sibuk merekap hasil diskusi review NHW sebelumnya dan materi selanjutnya. Dan parahnya dibeberapa hari ini, diskusi sangat hidup bahkan agak ‘rame’ dibanding diskusi diskusi sebelumnya, mungkin karena materinya lebih ‘kena’ atau karena PIC minggu ini termasuk saya? wkwkwk ke-GR-an banget yaa 😝 *kidding
Aah sudahlah, prolognya agak kepanjangan ini. Saatnya serius dan masuk ke jawaban NHW 5 *jengjengjeng*
Design pembelajaran
Sebelumnya kita masuk dulu ketahap pengertian, apa itu design pembelajaran?
Menurut wikipedia ensiklopedia, desain pembelajaran adalah praktik penyusunan media teknologi komunikasi dan isi untuk membantu agar dapat terjadi transfer pengetahuan secara efektif antara guru dan peserta didik. Proses ini berisi penentuan status awal dari pemahaman peserta didik, perumusan tujuan pembelajaran, dan merancang "perlakuan" berbasis-media untuk membantu terjadinya transisi.
Desain pembelajaran dapat dimaknai dari berbagai sudut pandang, misalnya sebagai disiplin, sebagai ilmu, sebagai sistem, dan sebagai proses. Sebagai disiplin, desain pembelajaran membahas berbagai penelitian dan teori tentang strategi serta proses pengembengan pembelajaran dan pelaksanaannya. Sebagai ilmu, desain pembelajaran merupakan ilmu untuk menciptakan spesifikasi pengembangan, pelaksanaan, penilaian, serta pengelolaan situasi yang memberikan fasilitas pelayanan pembelajaran dalam skala makro dan mikro untuk berbagai mata pelajaran pada berbagai tingkatan kompleksitas. Sebagai sistem, desain pembelajaran merupakan pengembangan sistem pembelajaran dan sistem pelaksanaannya termasuk sarana serta prosedur untuk meningkatkan mutu belajar. Desain pembelajaran sebagai proses. merupakan pengembangan sistematis tentang spesifikasi pembelajaran dengan menggunakan teori pembelajaran dan teori belajar untuk menjamin mutu pembelajaran. Desain pembelajaran merupakan proses keseluruhan tentang kebutuhan dan tujuan belajar serta sistem penyampaiannya. Zuhairistain. “Pengertian Desain Pembelajaran”. 16 Maret 2012 <zuhairistain.blogspot.co.id/2009/04/pengertian-desain-pembelajaran_16.html?m=1>
| konsep desain pembelajaran personal |
Jadi untuk akar atau landasannya dimulai dengan aqidah atau iman, kemudian sebelum masuk ke tahap materi ilmu, diperlukan adab dalam menuntut ilmu, karena adab adalah pembuka pintu ilmu bagi siapa saja yang ingin belajar suatu ilmu, dan adab tidak bisa diajarkan, adab hanya mampu ditularkan, sehingganya penting untuk melakukan adab sebelum ilmu . Selanjutnya masuk ke 4 cabang tahapan materi untuk menjadi Ibu Profesional yaitu:
- Bunda Sayang: Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak
- Bunda Cekatan: Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga
- Bunda Produktif: Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian, finansial dll
- Bunda Shaleha: Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang
Kemudian untuk bisa memahami dan menumbuhkan semangat belajar pada anak, maka seorang ibu harus bisa;
- Menguatkan iman anak
- Memahami karakter anak
- Mengenali passion anak
- Mengetahui minat dan bakat anak
- Mengetahui cita-cita anak
Syukron, alhamdulillaah
Gorontalo, 20 November 2016
Inkastevani
Dear mba inka, mohon ijin untuk mengutip sedikit kalimat daroi blog mba inka ini, yaitu :Jadi untuk akar atau landasannya dimulai dengan aqidah atau iman, kemudian sebelum masuk ke tahap materi ilmu, diperlukan adab dalam menuntut ilmu, karena adab adalah pembuka pintu ilmu bagi siapa saja yang ingin belajar suatu ilmu, dan adab tidak bisa diajarkan, adab hanya mampu ditularkan, sehingganya penting untuk melakukan adab sebelum ilmu .
ReplyDeleteterinspirasi untuk melengkapi blog saya, sebagai NHW 5 dari Matrikulasi IIP Bogor Batch 4
Assalamu'alaikum Mak Inka, izin menggunakan konsep pohon yang Mak Inka buat untuk NHW#5 saya. konsep design Pembelajaran yang Mak Inka buat, mengena di hati saya, semua hal yang qt lakukan didasari dengan Iman dan Akidah kemudian sebelum masuk ke gerbang ilmunya diperlukannya adab dalam menuntut ilmu. Terima kasih banyak ya Mak Inka atas pencerahannya. Anisa Fajrin Zulhamfa dari Matrikulasi Batch 6 IIP Depok1
ReplyDelete