Tuesday, 29 November 2016

NHW#1 Matrikulasi IIP Batch #2

Bismillahirrahmanirrohiim..

Akhirnya setelah banyak menunda untuk langsung menuntaskan tugas NHW #1 ini disebabkan oleh beberapa hal yang lebih menjadi sebuah alasan klasik “sibuk, ga punya waktu” alhamdulillah tugas ini bisa terselesaikan juga walaupun hampir mendekati H-1 waktu deadline yang telah ditetapkan.
Jadi untuk materi tugas pertama dalam kelas matrikulasi Institut Ibu Profesional minggu ini adalah sebagai berikut:

πŸ“šNICE HOMEWORK #1πŸ“š

ADAB MENUNTUT ILMU

Bunda dan calon bunda peserta matrikulasi Ibu Profesional Batch #2, kini sampailah kita pada tahap menguatkan ilmu yang kita dapatkan kemarin, dalam bentuk tugas.

Tugas ini kita namakan NICE HOMEWORK dan disingkat menjadi NHW.

Dalam materi "ADAB MENUNTUT ILMU" kali ini, NHW nya adalah sbb:
1. Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini!
2. Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut?
3. Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut?
4. Berkaitan dengan adab menuntut ilmu, perubahan sikap apa saja yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut?

*Menuntut ilmu adalah salah satu cara meningkatkan kemuliaan hidup kita, maka carilah dengan cara-cara yang mulia*

Salam Ibu Profesional,
/Tim Matrikulasi Ibu Profesional/

Jawab:

  1. Setelah menimbang dan memilih salah satu ilmu dari beberapa ilmu yang ingin saya tekuni saat ini, maka saya memutuskan ilmu yang akan saya tekuni dalam universitas kehidupan adalah ilmu mengasuh dan mendidik anak atau yang lebih dikenal dengan ilmu parenting, karena saya sadar bahwa setiap hari dunia saya dalam waktu 24 jam akan selalu berhadapan dengan mereka, anak anak saya, dengan segala keriuhan dan tingkah yang mereka lakukan, sehingga saya sangat membutuhkan ilmu parenting untuk menjadi Ibu yang baik bagi anak anak saya.
  2. Alasan terkuat saya adalah, saat ini saya merasa belum menjadi ibu yang cukup baik bagi anak anak saya, saya masih jauh dari sempurna untuk menjadi Ibu hebat yang bisa mendidik dan melindungi mereka, apalagi mengingat situasi di era digital ini yang memprihatinkan dan membutuhkan pola asuh yang benar agar anak tidak ikut terjerumus ke hal hal yang tidak kita inginkan selaku orang tua.
  3. Strategi menuntut ilmu yang akan saya lakukan:
  • mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan ilmu parenting, seperti yang diadakan oleh Institut Ibu Profesional, webinar parenting, kulwap parenting, dan bergabung dalam grup komunitas parenting
  • banyak membaca buku dan artikel parenting
  • mengajak serta suami dan keluarga terdekat untuk bisa berpartisipasi dalam hal pola asuh dan mendidik anak
     4.   Perubahan sikap yang akan diperbaiki dalam proses mencari ilmu:
  • belajar untuk SABAR, SABAR dan SABAR (lebih ke cara menahan dan mengendalikan emosi)
  • lebih mendekatkan diri pada Allah dan memohon bantuan untuk dimudahkan dalam hal mengasuh dan mendidik anak
  • belajar melihat segalanya dari sudut pandang anak, sehingga bisa lebih memahami mereka
  • belajar untuk mengkomunikasikan segala sesuatu dengan baik pada anak dan suami
  • mencium dan memeluk anak minimal 8x sehari
  • menerapkan dan mengamalkan setiap bahan materi parenting yang didapatkan, karena Ψ§Ω„ΨΉِΩ„ْΩ…ُ Ψ¨ِΩ„Ψ§َ ΨΉَΩ…َΩ„ٍ ΩƒَΨ§Ω„Ψ΄َّΨ¬َΨ±ِ Ψ¨ِΩ„Ψ§َ Ψ«َΩ…َΨ± (al'ilmu bila 'amalin kassyajari bila tsamarin) yang artinya: ilmu tiada amalan bagaikan pohon tidak berbuah.

Syukron, alhamdulillah..
Gorontalo, sabtu 22 okt 2016
InkaStevani

Sunday, 27 November 2016

NHW #6 Matrikulasi IIP Batch #2

NICE HOMEWORK #6


BELAJAR MENJADI  MANAJER KELUARGA ANDA


Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar menjadi manajer keluarga yang handal.

Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.

Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu

RUTINITAS

Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak selesai, membuat kita merasa sibuk sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri.
Maka ikutilah tahapan-tahapan sbb:

1. Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting

πŸ‘‰ Aktivitas saya tiap hari sebenarnya lebih banyak habis untuk mengurus dan menemani anak, tapi untuk 3 hal aktivitas yang paling penting dan tidak penting adalah sbb;

3 aktivitas yang paling penting:
  • ibadah (sholat, dll)
  • mengurus anak dan suami
  • upgrade diri (baca buku, artikel, materi kulwap, webinar parenting, browsing all about parenting, ikut komunitas dan kelas online)

3 aktivitas yang paling tidak penting
  • pegang hp hanya untuk ngecek notif sosmed
  • pegang hp hanya untuk cuci mata barang fashion/ngerumpi di WAG
  • pegang hp hanya untuk kepo something useless

2. Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?

πŸ‘‰ Seperti yang telah saya sebutkan di atas, waktu saya lebih banyak habis tercurah untuk mengurus anak anak, apalagi saat ini saya punya seorang bayi usia 8m, jadi sepenuhnya waktu saya untuk mengurusi sang bayi dan kakaknya

3. Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras.

πŸ‘‰ Untuk hal ini, beberapa minggu terakhir alhamdulillah saya mulai merasakan manfaat mengikuti kelas online matrikulasi IIP, terutama dalam hal memperbanyak jam terbang dengan belajar ilmu-ilmu tahapan menjadi seorang Ibu Profesional, sehingga tanpa disadari ini sudah menjadi aktivitas dinamis saya.

4. Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time ( misal anda sudah menuliskan bahwa bersih-bersih rumah itu dari jam 05.00-06.00, maka patuhi waktu tersebut!)

πŸ‘‰ Untuk cut off time, atau kandang waktu insyaAllah saat NHW ini dikerjakan akan mulai mencoba patuh terhadap waktu-waktu yang sudah ditetapkan, akan tetapi mungkin saat weekend seperti ini, akan ada beberapa waktu yang akan tergeser atau melebihi dari batasan waktu yang telah ditentukan, mengingat saat weekend kami biasa menggunakan waktu siang atau sore hari untuk refreshing atau sekedar silaturahim mengunjungi beberapa keluarga, dan biasanya nginap sehari dua hari di rumah mertua.

5. Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda.
πŸ‘‰ Siap, laksanakan!

6. Setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan. (Contoh kalau saya membuat jadwal rutin saya masukkan di subuh-jam 07.00 – jadwal dinamis ( memperbanyak jam terbang dari jam 7 pagi- 7 malam, setelah jam 7 malam kembali ke aktivitas rutin yang belum selesai, sehingga muncul program 7 to 7)

πŸ‘‰ My Daily Schedule


My Daily Schedule

TIME
SCHEDULE
04.30 - 08.00



07.00 - 09.00

09.00 - 11.30


12.30 - 13.30


13.30 - 16.00


16.00 - 19.30


19.30 - 21.00


21.00 - 22.00


22.00
Sholat shubuh, baca Qur'an, ngumpulin baju kotor (taruh di mesin cuci), buat sarapan suami (saat suami ada di rumah, karena selasa-jumat kita LDRan) dan Aqeela, juga mpasi Aleeka

Feeding my baby Aleeka, wash the dishes, benerin tempat tidur dan kamar, mandiin anak, mandiin diri sendiri 😁

Nidurin anak (termasuk nyusuin Aleeka juga), setelahnya bisa me time (baca buku, cek hp, atau ikut tidur)

Sholat dzuhur, preparing lunch suami (kalo suami lagi di rumah) dan kakak Aqeela, then Aleeka's meal, nyuapin Aleeka

Waktu tidur siang anak, me time (baca buku, cek hp, atau ikut tidur), sholat ashar

Aleeka's time (nyuapin makan, bersih bersih dan ganti baju), main main atau jalan sore sama anak, sholat maghrib

Sholat isya, makan malam, nidurin Aleeka, bersih bersih kakak Aqeela (cuci muka, tangan, kaki, ganti baju tidur), prepare bed time kakak (pillow talk atau ngedongeng, dll)

Preparing bahan makanan untuk besok, especially utk mpasi sang bayi

Relaxing time with pak suami (ngobrol, diskusi dll)
Saat suami ga ada, biasanya me time lagi atau langsung tidur


7. Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik?
kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.

πŸ‘‰ Jadwal ini sudah menjadi rutinitas sehari hari saya, mungkin yang lebih ditekankan pada aktivitas dinamis untuk me time atau upgrade diri. Alhamdulillah karena saya masih tinggal di rumah orang tua, jadi masih ada asisten RT yang melakukan pekerjaan RT lainnya, jadi saya lebih fokus ngurusin para kiddos dan punya lebih banyak waktu me time saat anak tidur. Dan untuk me time, saya memilih menghabiskan buku bacaan bunda sayang, bunda cekatan, bunda produktif, dan ibu profesional serta buku parenting lainnya yang sudah saya pesan. InsyaAllah target dalam kurun waktu 2 bulan, 5 buku tersebut bisa dituntaskan. #hamasah! πŸ™Œ


Syukron, alhamdulillah..


Gorontalo, 26 November 2016
inkastevani